Senin, 26 November 2012

Kata-Kata Gombal Buat Si Doi



Tuhan pasti membuat sesuatu dengan tujuan. makanya dia menciptakan kamu, seorang malaikat cantik tanpa sayap, untuk nemenin aku di sini selamanya..

Malaikat itu seperti orang-orang, selalu datang dan pergi. Bedanya, malaikat akan bikin hidup kita jadi berarti.

Cinta ibarat ikan-ikan yang ada di lautan. Tapi aku rasa kamu adalah satu-satunya ikan yang bisa mengambil cacingku.

Kalau kamu juga cinta denganku, jangan pernah menunda cinta sampai hari esok. Karena besok mungkin saja hari paling sibuk sepanjang minggu.

Andai aku bisa mengatakan betapa kamu berarti untukku…Tapi tiap kali melihatmu, lututku jadi
kram, otakku jadi blank, dan mataku jadi buram, tapi hatiku makin membara.

Aku pingin katakan betapa aku cinta kamu, tapi tiba-tiba aja segala kata-kata kabur dari diriku. Kamu itu seperti cinta- sulit untuk ditahan.

Kalau dunia berakhir hari ini, mau gak kamu mati secara damai untuk membagi cintamu untukku??
Tiap kali ada di dekatmu, aku merasa dibawa naik ke tangga menuju bintang-bintang.
Menurut kamu kenapa malam ini hampir gak ada bintang??
Aku rasa, bintang-bintangnya pindah ke matamu…
Jangan pegangan sama besi karet. Kayaknya besinya kotor tuh! Pegangan aja ama hatiku!

Kayaknya tulang rusuk aku ada sama kamu deh ! Boleh gak aku ambil balik lagi??
Aku baru menerima telepon dari Cupid, dia titip pesan untuk kamu. Katanya, tolong kembalikan hatiku..

Kamu punya tensoplas ga?? Lututku luka-luka nih, saat aku jatuh hati padamu.
Kamu kayak angin deh, biar nggak kelihatan tapi aku selalu bisa merasakan kehadiranmu!

Kamu tau gak bedanya ikan sama kamu
Kalo ikan: dia gak bisa hidup tanpa air
Kalo kamu: aku gak bisa hdup tanpa kamu

Kalo kamu ngambek aku juga ngambek, kalo kamu sedih aku juga sedih, Kalo kamu jelek aku juga jelek, Kalo kamu laper aku juga laper, Kalo kamu happy aku juga happy,
Kalo kamu gila aku akan lari

Kamu tau gak persamaan kamu dengan kaki aku?
sama-sama bikin aku gak bisa melangkah kalo kehilangan.

Aku pernah jatuhkan setetes air mata di selat Sunda. Di hari aku bisa menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu.